Kamis, 25 Februari 2016

My Girlfriend Tiara 6



Tiara

Saat ini aku sudah berada di loby hotel tempat aku menginap. Dila sedang tidak bersamaku entahlah dimana dia. Apa jangan-jangan dia sudah berada di kamar ya. Mungkin saja dia lagi bercinta bersama Rama. Aku jadi penasaran tapi kenapa pikiranku jadi mesum begini. 


Langsung saja aku bergegas ke kamar hotelku. Aku jadi membayangkan Dila yang sedang digenjot oleh Rama. Aduh sial, aku malah tambah horni membayangkan mereka kembali bercinta. Putingku mengeras dan liang memekku terasa semakin gatal. 



Kini aku sudah berada di depan kamar yang kutuju. Kubuka pintu kamar hotelku.



"Ceklek"suara pintu dibuka


My Girlfriend Tiara 5


Tiara

DIMAS POV 
Flashback... 


Part A..

Saat ini aku sedang berada di dalam mobil bersama Tiara. Ku jemput dirinya setelah dia mengabariku via BBM bahwa dia telah selesai menjalani proses requitment untuk menjadi seorang SPG. Jujur saja aku jadi terangsang melihat pacarku berpakaian sexy seperti ini. Apalagi saat di halte tadi kulihat banyak sekali tatapan nakal ke arah tubuhnya, belum lagi tadi ada orang yang seperti preman sedang mengganggunya. Untung saja aku sudah sampai, bahaya juga kalau aku sampai telat datang untuk menjemputnya. 

My Girlfriend Tiara 4


Tiara

Tiara Home..

Hey, kembali lagi bersamaku Tiara. Kini aku mulai bersemangat lagi menjalani hari-hari ku. Hubungan ku dengan Dimas semakin baik dan mesra saja. Dimas pun mendukungku yang ingin mencoba menjadi SPG. Sebenarnya aku bisa saja melamar pekerjaan yang lain. Namun benar kata Citra, aku harus mencoba pekerjaan yang satu ini, kalau ada kerjaan duit dapet jalan-jalan dapet kenapa nggak, apalagi ini kerjaan freelance pikirku. 

Namun sayangnya aku tidak punya pengalaman sama sekali menjadi SPG. Berlenggak-lenggok dengan baju sexy dan mengekspose bagian tubuhku lalu dijadikan pusat perhatian bukanlah keahlian ku.Aku pun segera menghubungi Citra. Langsung saja ku BBM citra..

My Girlfriend Tiara 3


Tiara


CHAPTER V

The Effect (Tiara Pov)

Quote Originally Posted by Flash Back Tiara Pov


Kulihat jam menunjukan pukul 8 pagi.. Aku masih terbaring lemas namun aku sudah tersadar dari obat perangsang terkutuk itu.. Kulihat banyak bercak merah seperti bekas cupangan di payudaraku mungkin banyak juga di leherku.. Ku lihat disebelahku Boby sudah tertidur dengan pulasnya setelah dengan puas menggarap tubuhku semalaman.. Kini terasa perih di liang memekku dan pentilku.. Tapi rasa perih itu yang membuat ku tetap tersadar.. 


Mungkin si babi ini mengira aku seperti wanita-wanita yang pernah ditidurinya yang hanya pasrah dan menerima nasibnya namun itu bukanlah sifatku.. Kini kubangunkan tubuhku kutatap jijik kearah mukanya.. Tak kusangka kebodohan ku berakibat fatal seperti ini.. 

Ku langkahkan kaki ku memuju bupet yang terdapat kamera diatasnya .. Ku ambil kameranya yang sudah terlihat mati mungkin karena kehabisan dayanya lalu ku lepaskan saja memorinya, untung saja dia memberitahu ku bahwa ada kamera yang sedang merekamku.. Kini ku cari HPku di dalam tasku, ku rogoh dan ku ambil HPku yang sepertiya dalam kondisi off. Langsung saja kunyalakan namun sayang sekali HPku pun mengalami lowbate. jelas tidak cukup untuk bertelepon namun masih bisa untuk SMS, kuketik dan kukirim smsku ke papahku dan Dimas pacarku untuk memberitahu mereka tentang keberadaan ku namun kusuruh agar jangan menelponku.. 

Kulihat disekelilingku aku bingung harus kemana lagi kulihat pintu kamarnya pun sepertinya terkunci, namun nasib baik masih menaungiku ada getar di hpku kulihat ada jawaban SMS dari papahku..

"Tenangkan dirimu tiara. Papa langsung on the way kesana kemungkinan bersama polisi. kamu tidak usah panik dan tenang saja biar nanti papi yang akan menghajarnya" balasan SMS papahku 

Aku pun kini menjadi tenang, kini kuhampiri meja rias boby, kulihat ada 2 HP Boby tergeletak disana yang satu mati dan yang satu hidup.. ku ambil saja keduanya lalu Kutaruh di tasku dan tak lupa juga kuambil botol kecil yang berisi obat tablet kemungkinan ini bisa berguna nanti..

entah dimana dimas berada betapa kecewanya aku padanya. Aku pun kini mengenakan pakaianku kembali. Kulangkahkan kakiku kesudut ruangan. Ku duduki lantainya aku pun merenung kembali tak terasa airmata kembali menetes di pipiku. Aku merasa kotor sekali, apalagi semalam aku begitu pasrah dan menikmatinya, aku takut nanti setelahnya ini birahi ku jadi tak terkontrol, belum lagi sperma boby yang selalu ditumpahkannya dirahimku walaupun bukan masa suburku tetap saja aku takut..

================================

"Brakkkkk" suara pintu kamar boby..

Kulihat 2 orang polisi memasuki ruang kamar boby sambil memegang senjata api jenis revolver.. Mereka pun menatapku dan memberi tanda dengan tangannya agar aku tetap diam di tempat. Kulihat boby terbangun terkaget-kaget dan tanpa perlawanan dengan mudah di bekuknya.. Dengan diborgol dikedua tangannya boby pun digiring keluar namun ternyata ada yang menghardiknya kulihat ternyata papahku. Langsung saja aku berdiri menghampirinya dan memeluknya.. Derai air mata keluar lagi membasahi pipiku..

Papahku pun lalu menenangkanku..

My Girlfriend Tiara 2


Tiara

Sudah beberapa hari ini hatiku cemas. Belum ada panggilan Telpon atau pun SMS perihal hasil interview di PT lazaxxx.. Yang ada hanya SMS mama minta pulsa ataupun pemenang undian berhadiah.



Tiba-tiba ada whats'up masuk dari si Boby..

"Susah bro SSI cewek lo, chat w kadang dibales kadang kagak"ucapnya 

"mank enak lo"jawabku

" tapi w ga patah semangat bro, sekian dulu infonya"ucapnya lagi